Puluhan Wartawan Serang Timur Gelar Aksi Demo di Depan PT CBP, Buntut Pengusiran Wartawan

SERANG, AktualBanten.com -Puluhan Wartawan se -Serang Timur melakukan Aksi Demo di depan PT. Citra Buana Pasta (CBP) di Kawasan Industri Pancatama, Desa Lewulimus, Cikande, Serang – Banten, Selasa (15/6/21)

Aksi tersebut dilakukan guna meminta penjelasan dari pihak Perusahaan, terkait dugaan pembuangan Limbah B3 yang dilakukan perusahaan sehingga mencemari Lingkungan sekitar, dan juga mendesak Pihak perusaahan untuk meminta maaf dan terkait penghalangan tugas Wartawan saat melakukan liputan beberapa waktu lalu.

Menurut koordinator aksi Ansori, aksi yang mereka gelar ingin meminta penjelasan langsung dari pihak perusahan terkait limbah B3 yang mencemari lingkugan dan tindakan oknum satpam menghalangi tugas wartawan.

“Pertama adalah saya bersama teman teman menyayangkan tindakan arogansi oknum satpam yang melakukan penghalangan tugas wartawan saat konfirmasi kesini, untuk itu kami desak pihak perusahan memberikan sanksi dan meminta maaf,” ujarnya

Lanjut Ansori menurut nya, PT CBP diduga telah mencemari lingkungan, Hal tersebut dirasa merupakan perbuatan kejahatan yang serius,

” Di awal dalam orasi dan desakan kami, cukup jelas, hentikan pembuangan limbah ke selokan, ini dapat mencemari dan merusak lingkungan, jika kemudian Pihak perusahan masih membandel, kami akan audensi ke dinas terkait,” tandasnya

Untuk itu, kami juga memohon pada aparat kepolisian untuk menyikapi hal ini, bicara tentang lingkungan hidup bukan hanya tugas ke dinasan, kepolisian juga punya kewenangan untuk mengawasi pencemaran lingkungan,” pungkasnya lagi.

Sementara itu, Angga Apria S, ketua Perkumpulan Wartawan Serang Timur (Perwast) dalam orasinya, Pihak nya (Jurnalis – Red) akan tetap bersatu dan memperjuangkan Insan pers yang mendapat hambatan saat bertugas dilapangan.

” Kami akan melawan ketika saya atau kawan kawan pewarta lainnya di hambat dan dihalang halangi saat bertugas, sesuai tupoksi kami, kami jalankan dengan benar, karena kami bagian dari Pilar ke empat Demokrasi, dan kami dilindungi oleh Undang undang,” ucap angga dalam orasi nya.

Usai berorasi 4 (Empat) perwakilan dari wartawan diterima Perusahaan untuk melakukan mediasi, disaksikan Kapolsek Cikande Kompol Salahudin dan Kasat Sabhara Polres Serang AKP Dadang serta beberapa jajarannya,

Adapun mediasi berakhir deadlock penjelasaan terkait pencemaran lingkungan untuk penghalangan saat wartawan bertugas, Darwin (Pihak perusahaan-Red) hanya memberikan sangsi surat peringatan.

“Soal Satpam itu urusan kami, bisa saya kasih surat peringatan” kata Darwin.

Namun saat ditanya soal pencemaran lingkungan dengan nada kerasnya Darwin melemparkan masalah ini ke Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Serang.

“Soal pencemaran kamu tanyakan ke LH bukan ke saya, soal IPAL tanya LH ya, tanya ke LH semua, kamu konfirmasi terus ke LH itukan urusan kamu sama LH” ucapnya dengan nada tinggi, di dalam ruang kantor yang disaksikan aparat kepolisian.

Walau Darwin meminta maaf, Pihak nya tetap akan melayangkan surat ke LH Kabupaten, Provinsi bahkan Kementrian.

Aksi yang dikawal aparat kepolisian dari polsek Cikande dan polres Serang ini sempat terjadi ketegangan dan insiden yang di timbulkan oknum RW yang diduga bagian dari perusahaan, situasi kembali tenang setelah kepolisan sigap melerai. (*red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *