LSM RP-NKRI, Tuding Pengelolaan TPI Binuangeun Lebak Semrawut dan Langgar Prokes Covid-19

LEBAK, AktualBanten.Com – Selain Minimnya Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Tempat Pelelangan Ikan (TPI), pada Pusat Pelabuhan Ikan (PPI) Binuangeun, di Desa Muhara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, pihak pengelola terkesan mengabaikan Standar Protokol Kesehatan (Prokes) Corona Viruse Disease  (Covid-19) kepada para pengunjung.

Padahal, saat ini Pemerintah, baik Pusat maupun Daerah, terus mensosialisasikan penggunaan masker dan melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), sebagai antisipasi awal Penyebaran Covid-19. Hal ini disampaikan Syaeful Komarudin, Ketua LSM Rakyat Peduli-NKRI DPD.Lebak, kepada Media Aktualbanten.com, Rabu, 13 Januari 2021.

“Kami sangat menyesalkan atas sikap ketidakpedulian Pengelola TPI Binuangeun, yang dalam hal ini Koperasi Mina Muara Sejahtera selaku pihak ketiga, yang mengabaikan Standar Prokes Covid-19, swbagaimana yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. Artinya, dalam hal ini, kami mendorong kepada Pemerintah, agar menindak tegas bentuk pelanggaran tersebut” terang Komar.

Suasana pelelangan ikan di PPI Binuangeun, Foto : Istimewa

Sementara, disinggung soal sarana dan prasarana, menurut Komar, juga sangat minim pemeliharaan.

“Untuk Rehabilitasi sarana dan prasarana serta penataan lingkungan, ya kita bisa lihat langsung ke lapangan, sangat minim. Kami juga heran, apakah tidak disediakan anggaran untuk biaya pemeliharaan sarana dan prasarana, padahal di TPI Binuangeun Lebak, tentu ada retribusi yang dihasilkan” tandas nya. 

Terpisah, Wading, pengurus Koperasi Mina Muara Sejahtera, saat dihubungi Via Cellular terkait permasalahan tersebut, sampai berita ini dipublish tidak menjawab pertanyaan wartawan. Begitu juga Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan pada Dinas Perikanan Kabupaten Lebak, ,  Oktody Pamungkas tidak mau mengangkat selulernya.

Reporter : Hasan Basri/ AK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *