Diduga Rem Blong dan Menghindari Mobil, Angkot Tabrak Pintu PKM Cipeucang

PANDEGLANG, AktualBanten. Com – loket Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kecamatan Cipeucang hancur ditabrak mobil angkutan umum Trayek Saketi – Pandeglang, tepatnya di Kampung Rumingkang, Desa Curugbarang Kecamatan Cipeucang Kabupaten Pandeglang, dalam peristiwa ini tidak memakan korban jiwa dan diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta, sekira pukul 11.15 Wib. Selasa, 12 Januari 2020.

Kepala PKM Cipeucang Baehaki mengatakan, dari informasi yang diterima mobil angkot yang membawa penumpang dari arah Pandeglang kehilangan kendali sehingga membanting stirnya ke halaman puskesmas menabrak dan masuk loket hingga hancur pintu PKM.

“Ketika peristiwa terjadi kami sedang melakukan rapat koordinasi, dikagetkan dengan melihat peristiwa itu. Tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir sampai 30 sampai 40 juta karena bagian ruang tunggu dan loket rusak,” terangnya.

Lanjut, Dirinya menambahkan, kalau untuk supir angkotnya kurang tahu karena sudah langsung ditangani oleh kepolisian.

Sementara itu Anggota Polsek Cimanuk saat Bripka Joko w dikonfirmasi melalui Pesan whatsappnya menjelaskan bahwa kejadian ini adalah Kendaraan Suzuki Angkot Warna Abu-Abu No. Pol : A-1987-KG menabarak bangunan puskesmas Cipeucang, dengan Identias Pengendara Sapei Als Empe Alamat Kampung Curugbarang RT 03/04 Kecamtan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang.

“Dalam persitiwa laka ini tidak ada korban jiwa, adapun kerugian Materi pintu masuk puskesmas kecamatan Cipeucang tinggi 4 m dan lebar 4 m yang terbuat dari kaca rusak” Tuturnya.

Ia menambahkan mobil angkot yang dikendarai oleh Safei melaju dari arah Pandeglang menuju kearah Saketi yang diduga remnya blong dan menghindari mobil yang berhenti didepannya karena jalannya rusak sehingga sopir gugup dan membelokan kendaraannya kearah puskesmas Cipeucang dan menabrak pintu kaca dan masuk kedalam ruang tunggu pendaftaran yang mengakibatkan pintu kaca pecah dan rusak, saat ini barang bukti (BB) sudah diamankan. Jelasnya.

Reporter : Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *