Kecamatan Cimanuk Mengalami Kelangkaan LPG 3 KG

PANDEGLANG, AktualBanten.Com – Kelangkaan dan harga yang tidak sesuai Harga Eceran Tertingi (HET) gas LPG 3 Kg yang terjadi akhir-akhir ini membuat masyarakat kesulitan dalam mencari barang tersebut.

Pantauan AktualBanten.Com di lapangan kelangkaan gas 3 Kg terjadi di Kecamatan Cimanuk. Beberapa pangkalan terlihat tutup dan tidak ada stok barang, yakni di pangkalan gas elpiji Zaenal Mutaqin dan di SPBU-3442208-Dadan tepatnya di samping pom bensin Cigunung.

Pangkalan Gas LPG 3 Kg Zaenal Mutaqin di Kampung Rumingkang, Desa Cimanuk, Kecamatan Cimanuk terlihat tutup

Bahkan di warung biasa eceran yang jaraknya dekat dengan pangkalan Gas Elpiji Zaenal Mutaqin di kampung rumingkang. Seorang pedagang eceran yang tidak ingin disebutkan namanya bahwa biasanya dirinya dikirim dari daerah saketi dan itupun hanya 25 Tabung dan tidak rutin pengirimannya. Hal ini terbukti masyarakat kesulitan dan harus mencari keluar kecamatan. Rabu 16 Desember 2020

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) RPNKRI Pandeglang Yance Fikis mengatakan, dengan kondisi seperti ini seharusnya pemerintah serius menyikapi permasalahan ini, karena gas 3 Kg ini sangat dibutuhkan oleh warga.

” Ketika warga dapat gas 3 kg harganya cukup tinggi untuk tabung gas 3 Kg bisa mencapai 25-30 ribu. Padahal gas ini sudah disubsidi oleh pemerintah” Tegasnya.

Lanjut, berharap pemkab Pandeglang dengan persoalan-persoalan kebutuhan warga, jangan diam dan segera ditindak lanjuti serta telusuri penyebab kelangkaan gas LPG 3 Kg di masyarakat tegasnya.

Sementara itu Camat Cimanuk H Agus Riyanto ketika dikonfirmasi melalui Sambuang Whatsapp mengatakan sudah menerima laporan terkait kelangkaan Gas 3 Kg Di Kecamatan Cimanuk. Hal ini dirinya meminta kepada pihak-pihak terkait segera menindak lanjuti persoalan tersebut.

“Kasian masyarakat Kecamatan Cimanuk karena Gas 3 Kg sudah menjadi kebutuhan pokok” tuturnya.

Ditempat terpisah, An (60) seorang warga Kecamatan Cimanuk, mengatakan kesulitan mencari tabung gas 3 Kg. sekalianya ada harganya mahal mencapai Rp. 25.000 di warung eceran.

” Padahal di Desa Cimanuk ada 2 pangkalan gas tapi saya beli selalu kosong dan tidak ada barangnya” tuturnya. (Dra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *