Kades Sukanagara, Diduga Intimidasi Kinerja Wartawan dan LSM

LEBAK, Aktualbanten.com – Kepala Desa Sukanagara, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Diduga melakukan intimidasi terhadap kinerja Wartawan dan LSM saat hendak memantau Kegiatan P3TGAI tahun 2020, yang dilaksanakan oleh  P3A di Desa setempat. Rabu 30 September 2020.

Dituturkan Buyung salah satu anggota LSM LBR Lebak kami ia bersama rekanya dari media online memantau kegiatan P3TGAI Desa Sukanegara, Kecamatan Muncang, sekitar pukul 12.30.

“Karena Pak Jaro Saikam tidak ada ditempat, kami langsung menemui Pak Kaur Ekbang di rumahnya. Setelah kami berbincang-bincang dengan Pak Ekbang, datang dua orang dengan membawa sepeda motor, dan dia langsung turun dan menuduh kami dengan bahasa kasar, kata dia, Daria nyah anu rek ngagarap pagawean Jaro saikam, Jaro saikam kuari ngamuk mawa golok, Ka lokasi proyek, neangan daria, terus Jaro marah, aing titah neangan daria ku Jaro, (Kamu yah yang mau mempersoalkan pekerjaan jaro Saikam, jaro saikam sekarang ngamuk bawa golok ke lokasi proyek nyari kalian, terus jaro marah, saya disuruh nyari kalian oleh jaro- red), ” ujar Buyung.

Menanggapi hal ini, Yayat Ruyatna, Ketua Forum LSM Kabupaten Lebak, menyesalkan tindakan Kepala Desa Sukanegara, yang bersikap arogan dan mengintimidasi kinerja Lembaga Sosial Kontrol.

“Saya atas nama pribadi dan sekaligus Ketua Forum Komunikasi LSM Lebak, mengecam tindakan Kades Sukanegara yang telah mengancam kinerja Wartawan dan LSM, seharusnya Kades memahami aturan dan mekanisme yang berlaku, bukan malah seolah-olah bersikap seperti preman, yang berbuat semaunya, ini kan negara hukum, kalo Kades merasa tidak senang dengan kehadiran Lembaga Sosial Kontrol dalam mengawasi pembangunan di Desa yang dia Pimpin, sebaiknya dia berhenti dari jabatannya” tandas Yatna, sapaan akrabnya.

Menurut Yatna, bukan hanya Wartawan dan LSM yang harus mengawasi Program Pemerintah, bahkan setiap Warga Negara, berhak untuk mengawasi segala Bentuk Program yang dilaksanakan, agar pelaksanaannya berjalan dengan baik, sesuai dengan mekanisme dan aturan.

“Mengawasi Program Pemerintah, baik pusat maupun Daerah, hak setiap Warga Negara, bukan hanya Wartawan dan LSM saja, semuanya juga berhak mengawasi. Pembangunan P3TGAI salah satunya yang dilaksanakan oleh P3A di Desa Sukanegara, menggunakan Uang Rakyat, bukan uang pribadi, bukan uang Kades, kenapa juga Kades Sukanegara sampe begitu alergi, ini patut dipertanyakan, jangan – jangan pekerjaan P3A nya tidak beres atau bermasalah, sehingga sebegitu marahnya terhadap wartawan dan LSM yang hendak memantau kegiatan P3A di lapangan,” beber Yatna.

Sampai berita ini diturunkan Kepala Desa Sekanagara Saikam belum bisa dikonfirmasi, karena nomor seluler miliknya tidak aktif. (Pih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *