Jembatan Cimadur Dihawatirkan Roboh Terbawa Longsor Warga Cibeber Waswas

Lebak, AktualBanten.Com – Jembatan cimadur yang pernah diberitakankan di media online dan media cetak  beberapa bulan yang lalu, karena banyak masyarakat pengguna jalan pengendara roda 2 maupun roda 4  yang mengeluh dengan kondisi ujung  jembatan yang terancam longsor, sampai saat ini kondisinya masih belum mendapat perhatian dari pemerintah yang dalam hal ini kewenangannya ada di Dinas Bina Marga Dan Tata Ruang Provinsi Banten. minggu 01 Maret 2020.

Menyikapi permasalahan ini aktivis Pemerhati Insfastuktur Jalan dan jembatan(AMPIJA) dan Penasehat Forum wartawan Lebak Selatan (FORWALES- Jona4)  Wijaya Darma Sutisna  yang biasa disapa Entis Bule ikut angkat bicara, ia meminta kepada Pemerintah Dinas PUPR Provinsi Banten agar segera merespon serta secepatnya melakukan perbaikan ujung jembatan tersebut sebelum ada korban berjatuhan.

Menurut Bule bukan tanpa alasan masyarakat menginginkan secepatnya ada perbaikan terkait jembatan Cimadur ini, hal ini dikarenakan saat ini kondisinya sangat menghawatirkan apalagi jembatan Cimadur yang lokasinya berada diblok Bantar Karang  Desa Warung Banten yang punya nilai historis.

“Setau saya itu jembatan yang bersejarah karena jembatan tersebut sudah ada sejak masa penjajahan Belanda,” ungkap bule.

Tidak jauh berbeda, Hendi (45) Warga Masyarakat Kecamatan  Cibeber mengungkapkan kekhawatirannya melihat kondisi jembatan cimadur yang rentan dengan longsoran, ditambah lagi kondisi cuaca yang hampir setiap hari turun hujan.

“Kami khawatir waswas pak bila melewati jembatan tersebut, apalagi saat ini sedang musim penghujan. Longsoran bisa saja terjadi setiap saat,” ucapnya.

Ditempat Yang Berbeda  H.Umar (50) Warga Kampung Dengkleng Desa Sukamulya  menambahkan,  dengan melihatnya kondisi jembatan sekarang ini dirinya mengaku  sangat  cemas ketika melewati jembatan Cimadur  karena kondisi ujung jembatan  longsor.

Jadi kami masyarakat Kecamatan Cibeber  Sangat Berharap Kepada Pemerintah Dinas PUPR Provinsi Banten  supaya secepatnya  memperbaiki jembatan tersebut.

“memang sudah ada yang datang melihat jembatan tersebut, entah dari dinas DBMTR provinsi atau bukan, tetapi sampai saat ibi belum ada tanda tanda mau diperbaiki, semoga saja dalam waktu dekat pihak terkait segera merespon keluhan warga masyarakat Kecmatan Cibeber,” pungkasnya.  (Hiem/Cup/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *